Cakrawala Indonesia – PT Satria Antaran Prima Tbk (SAPX Express) berhasil mempertahankan profitabilitas di tengah tekanan terhadap daya beli masyarakat dan melambatnya aktivitas konsumsi sepanjang 2025. Perseroan membukukan laba usaha sebesar Rp10,11 miliar, tumbuh 29,72% dibandingkan Rp7,80 miliar pada tahun sebelumnya.
Meski demikian, pendapatan SAPX Express tercatat menurun menjadi Rp523,13 miliar pada 2025 dari Rp682,51 miliar pada 2024. Di sisi neraca, total aset Perseroan justru meningkat 6,39% menjadi Rp410,53 miliar dari Rp385,88 miliar pada tahun sebelumnya.
Presiden Direktur PT Satria Antaran Prima Tbk, Budiyanto Darmastono, mengatakan kondisi ekonomi nasional sepanjang 2025 memberikan tantangan bagi industri logistik, terutama akibat melemahnya daya beli masyarakat yang berdampak pada aktivitas konsumsi dan sektor ritel.
“Tekanan terhadap daya beli masyarakat meningkat akibat naiknya harga kebutuhan pokok dan energi, yang pada akhirnya melemahkan Indeks Keyakinan Konsumen dan memberikan pengaruh langsung terhadap aktivitas konsumsi di sektor ritel,” ujar Budiyanto dalam Public Expose Perseroan di Jakarta Timur, Rabu (10/6/2026).
Menurut Budiyanto, ketahanan kinerja perusahaan ditopang oleh segmen business-to-business (B2B) yang tetap tumbuh solid. Permintaan dari sektor perbankan, fast moving consumer goods (FMCG), serta pelaku usaha yang membutuhkan layanan distribusi dan logistik terintegrasi menjadi penyangga utama bisnis Perseroan di tengah perlambatan pasar.
Sementara itu, transaksi dari marketplace dan e-commerce masih menjadi kontributor terbesar terhadap permintaan layanan pengiriman, meski pertumbuhannya tidak sekuat periode sebelumnya.
Untuk menjaga margin dan daya saing, SAPX Express menerapkan berbagai program efisiensi biaya serta melakukan penyesuaian strategi operasional. Langkah tersebut dinilai berhasil menjaga kualitas layanan sekaligus mendukung peningkatan laba usaha di tengah penurunan pendapatan.
Sepanjang 2025, Perseroan juga meraih sejumlah penghargaan, antara lain Best Courier Partner 2025 dari DHL, The Best Logistic Partner 2025 dari Everpro, serta penghargaan Operational Excellence pada ajang Asia Consumer Sourcing Expo (CSE Asia) Indonesia.
Ke depan, SAPX Express akan memperkuat tata kelola perusahaan dan menyiapkan dukungan pembiayaan untuk ekspansi bisnis. Hal tersebut menjadi salah satu agenda dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang digelar pada 10 Juni 2026, termasuk pembahasan rencana pemberian jaminan atas aset perusahaan guna mendukung kebutuhan pendanaan di masa mendatang.
Di tengah persaingan industri logistik yang semakin kompetitif, Perseroan optimistis strategi efisiensi, penguatan segmen B2B, serta fokus pada layanan logistik terintegrasi akan menjadi pendorong pertumbuhan berkelanjutan dalam jangka panjang.
