Cakrawala Indonesia — PT Nojorono Tobacco International memperluas program pengelolaan limbah puntung rokok bertajuk #PuntungBeruntung dengan menambah puluhan titik pengumpulan di sejumlah kota besar. Program yang dijalankan bersama KICKYOURBUTT ini diklaim sebagai upaya mendorong kesadaran publik terhadap tanggung jawab pascakonsumsi.
Memasuki tahun kelima sejak diluncurkan pada 2023, perusahaan menyebut telah mengumpulkan lebih dari 66 kilogram puntung rokok sejak 2025. Limbah tersebut kemudian diolah menjadi berbagai produk kreatif bernilai guna.
Head of Corporate Communications PT Nojorono Tobacco International, Eliza Susanto, menyatakan bahwa penambahan titik pengumpulan menjadi bagian dari strategi edukasi publik.
“Melalui pendekatan kreatif, kami ingin mendorong perubahan perilaku masyarakat agar lebih bertanggung jawab terhadap limbah pascakonsumsi,” ujarnya.
Sementara itu, Project Manager KICKYOURBUTT, Arya Adhi Nugraha, menyoroti minimnya fasilitas khusus untuk pembuangan puntung rokok. Kehadiran “butt collector” disebut sebagai solusi untuk memicu kebiasaan baru di ruang publik.
Saat ini, sebanyak 55 unit butt collector telah ditempatkan di 34 titik di wilayah Jabodetabek, Bandung, Semarang, dan Kudus, termasuk di sejumlah ruang publik seperti kafe dan area komunal.
Namun demikian, langkah ini memunculkan pertanyaan lebih luas. Di satu sisi, pengelolaan limbah puntung rokok dinilai sebagai langkah positif mengingat jenis limbah ini kerap terabaikan dan mencemari lingkungan. Di sisi lain, kontribusi terhadap pengurangan dampak lingkungan secara keseluruhan masih dipertanyakan, mengingat sumber utama persoalan tetap berasal dari konsumsi produk rokok itu sendiri.
Sejumlah pemerhati lingkungan menilai bahwa pendekatan berbasis pengumpulan limbah perlu diimbangi dengan upaya yang lebih substansial, termasuk pengurangan produksi dan konsumsi.
Sebagai salah satu produsen rokok kretek yang telah beroperasi sejak 1932, PT Nojorono Tobacco International dikenal melalui produk seperti Minak Djinggo dan Clas Mild. Dalam beberapa tahun terakhir, perusahaan juga aktif mengusung berbagai program bertema keberlanjutan.
Perluasan #PuntungBeruntung pun menjadi bagian dari narasi tersebut—antara dorongan perubahan perilaku publik dan upaya membangun citra industri yang lebih peduli lingkungan.
