Cakrawala Indonesia – Ada persahabatan yang tidak berhenti ketika masa kuliah berakhir. Bertahun-tahun berlalu, hubungan itu justru semakin terasa ketika para sahabat kembali berkumpul dalam sebuah reuni.
Kehangatan tersebut terlihat dalam sebuah momen yang melibatkan Sinshe Yongky Sugiarto (Chen Zhong-Xin). Di tengah pertemuan bersama rekan-rekan alumni Institut Teknologi Bandung (ITB), sebuah kain ulos disematkan ke tubuh Yongky oleh salah seorang sahabatnya.
Sederhana, tetapi penuh makna.
Ulos tersebut menjadi simbol kasih sayang, penghormatan, sekaligus persaudaraan yang masih terjaga di antara mereka. Bagi para sahabat, momen itu bukan sekadar seremoni dalam sebuah reuni, melainkan bentuk nyata perhatian kepada Yongky yang selama ini dikenal sebagai sosok ramah dan dekat dengan lingkungan pertemanannya.
“Kami semua menyayangi Yongky dan ini adalah bentuk cinta kami sebagai sahabat,” ungkap salah satu perwakilan teman ITB yang hadir.
Di luar lingkaran persahabatan, Yongky juga dikenal melalui kiprahnya sebagai akupunkturis senior dan apoteker lulusan ITB. Ia menjalankan praktik Pengobatan Tradisional Tiongkok atau Traditional Chinese Medicine (TCM) di kawasan Bintaro Jaya.
Dalam menjalankan praktiknya, Yongky memberikan layanan akupunktur tradisional dan herbal kepada masyarakat. Pendekatan yang mengedepankan komunikasi dan perhatian kepada pasien menjadi bagian dari aktivitasnya dalam melayani masyarakat.
Alamat Praktik Sinshe Yongky: Jl. Mandar XV Blok DE 6 No. 32, Bintaro Jaya sektor 3A – Telp. 021-7357639 atau 021-73883519
Bagi Yongky, dukungan para sahabat menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan hidupnya. Persahabatan yang telah terjalin sejak masa di ITB tetap menjadi ruang untuk saling memberikan perhatian, berbagi cerita, sekaligus menunjukkan kepedulian.
Sementara bagi masyarakat Bintaro dan sekitarnya yang ingin berkonsultasi mengenai layanan yang tersedia, dapat menghubungi WhatsApp klinik terlebih dahulu di 08989777797.
Kisah Yongky dan para sahabatnya menunjukkan bahwa usia dan waktu tidak selalu mengubah arti sebuah persahabatan. Ada hubungan yang justru semakin kuat karena dibangun dari pengalaman, kebersamaan, dan rasa saling menghargai.
Dan sebuah ulos yang disematkan dalam suasana reuni menjadi salah satu cara sederhana untuk mengatakan: persahabatan masih tetap ada.
