Cakrawala Indonesia — Film drama keluarga Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan resmi menggelar gala premiere di Epicentrum XXI pada Jumat malam. Film produksi Rapi Films, Screenplay Films, dan Vortera Studios, ini akan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 13 Mei 2026.
Setelah sukses menghadirkan film drama emosional seperti Tunggu Aku Sukses Nanti dan Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah, Rapi Films kembali menyuguhkan cerita keluarga yang menyentuh tentang kehilangan ingatan dan arti kehadiran orang terdekat.
Film garapan Kuntz Agus dengan skenario karya Alim Sudio ini berfokus pada sosok Yuke Yolanda, seorang ibu tiga anak yang harus menghadapi Alzheimer. Karakter tersebut diperankan oleh Lulu Tobing.
Dalam keterangannya, Lulu mengaku peran Yuke menjadi pengalaman emosional tersendiri baginya.
“Yang paling menyesakkan bagi saya adalah posisi Yuke sebagai sosok yang sangat dicintai, namun karena memorinya terus memudar, dia harus belajar hidup tanpa menyadari besarnya kasih sayang di sekelilingnya,” ujar Lulu.
Menurutnya, film ini bukan sekadar membahas kondisi medis Alzheimer, melainkan perjuangan seseorang untuk tetap hadir di tengah keluarga saat ingatan perlahan menghilang.
Sementara itu, Yasmin Napper yang memerankan Kesha, anak sulung Yuke, mengatakan proses produksi membuat hubungan antarpemain terasa seperti keluarga sungguhan.
“Chemistry yang terbangun membuat setiap adegan kehilangan di film ini terasa sangat nyata, karena kami benar-benar tumbuh sebagai keluarga selama proses produksi,” kata Yasmin.
Sutradara Kuntz Agus menyebut film ini lahir dari keresahan personal mengenai kefanaan dan memori manusia.
“Film ini ingin memotret kepingan ingatan yang sering kita anggap sepele, padahal sebenarnya itulah harta paling berharga yang kita miliki,” ungkapnya.
Rangkaian gala premiere diawali dengan media screening dan konferensi pers yang turut dihadiri produser Sunil Samtani serta para pemain seperti Ibnu Jamil, Shofia Shireen, dan Jordan Omar.
Suasana malam gala semakin meriah lewat prosesi red carpet dengan dresscode bernuansa biru dan merah muda sebelum ditutup dengan pemutaran perdana film bersama tamu undangan dan rekan media.
Melalui kisah keluarga yang hangat sekaligus emosional, film ini mengajak penonton untuk kembali menghargai momen sederhana bersama orang-orang tercinta sebelum semuanya berubah menjadi kenangan.
