Cakrawala Indonesia – Film Indonesia kembali mengangkat kisah perjuangan perempuan dalam sejarah nasional. Manara Films mempersembahkan Pasukan 1000 Janda, film bergenre fantasy action garapan sutradara Archie Hekagery yang terinspirasi dari perjuangan Laksamana Malahayati dan Pasukan Inong Balee di Aceh.
Film ini mengisahkan perjuangan para perempuan yang kehilangan suami akibat perang melawan penjajah. Di tengah duka, mereka justru bangkit dan bergabung dalam pasukan yang dipimpin Laksamana Malahayati untuk mempertahankan tanah kelahiran dari upaya pendudukan penjajah.
Atiqah Hasiholan dipercaya memerankan Laksamana Malahayati, sosok perempuan tangguh yang harus kembali ke medan perang setelah suaminya gugur. Ia kemudian memimpin para perempuan lain yang mengalami nasib serupa.
Mereka dilatih menjadi pasukan tangguh, mulai dari kemampuan bela diri, penggunaan senjata, hingga strategi perang gerilya di wilayah pesisir. Pasukan tersebut kemudian dikenal sebagai Inong Balee.
Menghadirkan pendekatan modern terhadap kisah sejarah, Pasukan 1000 Janda menyuguhkan sejumlah adegan laga kolosal. Mulai dari duel satu lawan satu hingga aksi penghancuran kapal menjadi bagian dari rangkaian pertempuran yang ditampilkan secara dramatis.
Sutradara Archie Hekagery mengatakan, film ini tidak hanya menawarkan aksi laga, tetapi juga kisah perjuangan yang sarat emosi dan nilai keberanian.
“Dengan balutan fantasy action yang terinspirasi dari kisah sejarah Malahayati, Pasukan 1000 Janda menyajikan tontonan yang akan menghibur, penuh aksi laga kolosal, dan bisa ditonton keluarga,” ujar Archie.
Ia menambahkan, kisah para perempuan dalam film ini menunjukkan bahwa kehilangan bukanlah akhir dari perjuangan. Duka yang mereka alami justru menjadi kekuatan untuk bangkit dan mempertahankan tanah air.
Untuk mendalami karakter Laksamana Malahayati, Atiqah Hasiholan menjalani workshop action selama tiga bulan. Ia juga mempelajari penggunaan rencong, senjata tradisional Aceh, sebagai bagian dari persiapan perannya.
“Ini adalah film action pertama saya. Saya harus melakukan adegan laga dengan tali sling di atas kapal, dan yang paling berkesan adalah saya harus duel satu lawan satu dengan aktor laga internasional berpengalaman Ron,” ungkap Atiqah.
Sementara itu, Cut Mini yang memerankan Maisaroh, salah satu anggota Pasukan Inong Balee, menilai film ini membawa pesan kuat tentang ketangguhan perempuan.
Menurutnya, kesedihan akibat kehilangan merupakan hal yang wajar. Namun, perempuan memiliki kekuatan untuk bangkit dan menghadapi berbagai tantangan.
“Perempuan pada dasarnya sudah diciptakan sangat kuat. Menangis dan bersedih itu wajar ketika kehilangan, tetapi air mata itu justru menjadi booster untuk bangkit kembali. Pasukan Inong Balee membuktikan bahwa kekuatan itu ada di dalam diri setiap perempuan, tinggal kita memilih untuk menyerah atau bangkit menjadi pejuang yang tangguh,” ujar Cut Mini.
Selain Atiqah Hasiholan dan Cut Mini, film ini turut dibintangi Tasha Siahaan, Fergie Brittany, Ully Triani, Emil Kusumo, Vincent Verhaag, Hans de Kraker, Dafina Jamasir, Syaura Salsabila, dan Muzakki Ramdhan.
Film ini juga menghadirkan aktor laga internasional asal Belanda, Ron Smoorenburg, yang pernah tampil sebagai lawan Jackie Chan dalam film Who Am I?.
Pasukan 1000 Janda diproduseri Yuda Wirafianto, dengan Mifta Nur Rizki sebagai ko-produser dan Bunga Mentari sebagai produser eksekutif.
Melalui perpaduan aksi laga, drama emosional, dan inspirasi sejarah nasional, film ini diharapkan dapat menjadi tontonan bagi keluarga sekaligus memperkenalkan kembali sosok Laksamana Malahayati dan perjuangan Pasukan Inong Balee kepada generasi muda.
Pasukan 1000 Janda dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 12 November 2026.
Informasi terbaru mengenai film ini dapat diikuti melalui Instagram @pasukan1000janda dan @manara.studios.
