Cakrawala Indonesia – PT Haeng Nam Sejahtera Indonesia (HSI) kembali meraih Indonesia Halal Industry Awards (IHYA) 2026 untuk kategori Perusahaan Industri Perintis Keramik Halal, subkategori Industri Besar. Penghargaan ini menjadi pencapaian kedua secara berturut-turut setelah perusahaan menerima penghargaan serupa pada IHYA 2025.
Pencapaian tersebut memperkuat komitmen HSI dalam mengembangkan produk keramik tableware yang mengutamakan kualitas, fungsionalitas, estetika, dan standar halal. Perusahaan juga menjadikan penghargaan ini sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas produk bagi pasar domestik maupun internasional.
CEO PT Haeng Nam Sejahtera Indonesia Arnold Prasetya mengatakan, penghargaan tersebut menjadi dorongan bagi perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas produk, bukan sekadar pencapaian korporasi.
“Bagi kami, kualitas bukan hanya soal bagaimana produk terlihat, tetapi juga bagaimana produk tersebut bekerja ketika digunakan. Kami ingin setiap tableware HSI memiliki kualitas yang konsisten, fungsional, dan tetap memenuhi standar halal yang kami terapkan,” ujar Arnold.
Mengembangkan Keramik Sesuai Kebutuhan Pasar
Berdiri sejak 1989, HSI mengembangkan berbagai produk keramik tableware untuk kebutuhan rumah tangga hingga industri hospitality. Produk yang dihasilkan mencakup beragam bentuk, ukuran, desain, dan fungsi sesuai kebutuhan pengguna.
Proses produksi meliputi pemilihan bahan baku, pembentukan, pembakaran, pelapisan glasir, hingga pemeriksaan akhir. Setiap tahapan berperan dalam menjaga kualitas produk sebelum sampai ke tangan konsumen.
Bagi pelanggan bisnis, khususnya sektor hotel, restoran, dan kafe (HoReCa), tableware tidak hanya berfungsi sebagai perlengkapan penyajian makanan, tetapi juga menjadi bagian dari pengalaman bersantap.
Karena itu, produk tableware perlu menggabungkan fungsi, konsistensi kualitas, dan estetika agar dapat mendukung kebutuhan operasional sekaligus memperkuat tampilan penyajian.
Standar Halal Diterapkan dalam Proses Produksi
Selain kualitas dan desain, aspek halal menjadi bagian dari pendekatan manufaktur HSI. Komitmen tersebut diterapkan melalui proses produksi, mulai dari pemilihan bahan baku hingga pemeriksaan akhir, sesuai standar yang diterapkan perusahaan.
HSI menilai konsistensi proses menjadi faktor penting untuk memastikan produk yang dihasilkan memenuhi standar kualitas dan halal yang ditetapkan.
“Konsumen biasanya hanya melihat produk ketika sudah selesai. Sementara bagi kami, banyak hal terjadi sebelum produk tersebut sampai ke meja makan. Karena itu, kami perlu menjaga prosesnya dari awal agar kualitas dan standar halal yang kami terapkan dapat tercermin pada produk akhirnya,” jelas Arnold.
Bidik Kebutuhan Hotel, Restoran, dan Kafe
Perkembangan industri hospitality turut mendorong kebutuhan tableware dengan desain dan fungsi yang semakin beragam. Hotel, restoran, dan kafe membutuhkan perlengkapan penyajian yang tidak hanya menunjang operasional, tetapi juga mendukung konsep dan karakter hidangan yang disajikan.
Untuk menjawab kebutuhan tersebut, HSI mengembangkan berbagai lini produk dengan mempertimbangkan tampilan, fungsi, dan karakter penggunaan. Pendekatan ini diarahkan untuk mempertemukan kebutuhan pelanggan bisnis dengan produk yang memiliki nilai estetika dan fungsionalitas.
Dengan demikian, tableware tidak hanya menjadi perlengkapan pendukung, tetapi juga elemen yang berkontribusi terhadap pengalaman pelanggan di industri hospitality.
Perkuat Daya Saing Keramik Indonesia di Pasar Global
Berbekal pengalaman manufaktur sejak 1989 dan jangkauan pasar hingga mancanegara, HSI terus memperkuat kemampuan produksi serta pengembangan produk untuk memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri dan internasional.
Penghargaan IHYA 2026 menjadi salah satu momentum bagi perusahaan untuk melanjutkan pengembangan produk sekaligus meningkatkan kapabilitas manufaktur.
“Kami ingin produk keramik Indonesia dinilai dari kualitas produknya. Ketika sebuah tableware digunakan di hotel, restoran, kafe, atau rumah, pengguna harus bisa merasakan bahwa produk tersebut dibuat dengan standar yang baik. Itu yang ingin terus kami bangun di HSI,” tambah Arnold.
Ke depan, HSI berkomitmen mengembangkan produk tableware yang mengedepankan kualitas, standar halal, fungsionalitas, dan estetika. Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari langkah perusahaan untuk memperkuat daya saing industri keramik Indonesia di pasar global.
