Cakrawala Indonesia – Pertumbuhan industri spa dan wellness tidak hanya bergantung pada ekspansi jaringan bisnis, tetapi juga pada kualitas layanan dan kompetensi sumber daya manusia (SDM). Di tengah pengembangan bisnis yang semakin luas, konsistensi pelayanan menjadi faktor penting untuk menjaga kepercayaan dan pengalaman pelanggan.
Hal tersebut menjadi perhatian Yohanna Gewang, CEO Odilia Infinity Corp, yang mengembangkan jaringan bisnis hingga mencapai 200 outlet. Menurutnya, pertumbuhan usaha perlu diimbangi dengan kesiapan tenaga profesional, penerapan standar operasional, serta peningkatan kompetensi terapis secara berkelanjutan.
Industri spa merupakan sektor jasa yang mengandalkan keterampilan tenaga profesional dan interaksi langsung dengan pelanggan. Karena itu, kemampuan teknis terapis, pemahaman prosedur kerja, etika pelayanan, serta perhatian terhadap kenyamanan pelanggan menjadi bagian penting dalam operasional bisnis.
Semakin luas jaringan bisnis, semakin besar pula tantangan untuk menjaga kualitas layanan di setiap outlet. Pelanggan diharapkan memperoleh pengalaman yang konsisten sesuai standar perusahaan, terlepas dari lokasi yang mereka kunjungi.
Untuk mendukung hal tersebut, perusahaan perlu memperkuat sistem pelatihan, evaluasi kompetensi, penerapan prosedur operasional, dan budaya kerja yang mengutamakan kualitas serta profesionalisme.
Bagi Yohanna Gewang, pengembangan jaringan usaha dan peningkatan kualitas SDM merupakan dua aspek yang perlu berjalan beriringan. Dengan demikian, ekspansi bisnis tidak hanya berorientasi pada penambahan outlet, tetapi juga pada kemampuan perusahaan mempertahankan standar layanan.
Pengembangan kompetensi tenaga profesional menjadi salah satu aspek yang dapat diperkuat melalui pendidikan dan pelatihan. Melalui Odilia Academy, upaya mempersiapkan terapis yang memahami keterampilan teknis dan standar pelayanan industri spa menjadi bagian dari pengembangan SDM.
Program pelatihan yang terstruktur dapat membantu peserta memahami teknik perawatan, prosedur kerja, etika pelayanan, serta pentingnya menjaga kenyamanan dan keamanan pelanggan.
“Bagi kami, kualitas layanan spa tidak dapat dipisahkan dari kualitas sumber daya manusia yang memberikan layanan tersebut. Terapis bukan hanya dituntut untuk memiliki keterampilan teknis, tetapi juga pemahaman terhadap standar pelayanan, profesionalisme, dan kebutuhan setiap pelanggan.
“Karena itu, pengembangan kompetensi dan pelatihan yang berkelanjutan menjadi bagian penting dalam membangun bisnis spa dan wellness yang berkualitas. Kami percaya bahwa pertumbuhan bisnis yang baik harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas SDM agar standar layanan dapat terus dijaga dan dikembangkan,” ujar Yohanna Gewang.
Selain kompetensi tenaga kerja, kualitas layanan juga dapat didukung oleh sistem manajemen dan prosedur operasional yang terukur. Penerapan standar ISO yang relevan, sesuai ruang lingkup sertifikasinya, dapat membantu perusahaan mendokumentasikan proses kerja, mengevaluasi kepatuhan terhadap standar, dan mendorong perbaikan berkelanjutan.
Pencapaian 200 outlet menjadi bagian dari perjalanan pengembangan jaringan bisnis Odilia Infinity Corp. Namun, pertumbuhan tersebut juga menuntut kesiapan tim, sistem operasional, dan mekanisme pengendalian kualitas yang mampu mengikuti perkembangan usaha.
Seiring dengan pembukaan outlet Annathaya Spa & Wellness di berbagai hotel bintang lima di Indonesia serta penjajakan peluang ekspansi internasional, penguatan kompetensi SDM dan konsistensi pelayanan menjadi aspek penting dalam mempersiapkan tahap pertumbuhan berikutnya.
Dengan menempatkan profesionalisme, kompetensi terapis, dan kualitas pengalaman pelanggan sebagai bagian dari strategi bisnis, Yohanna Gewang berupaya memperkuat fondasi pengembangan usaha spa dan wellness yang berkelanjutan.
Ke depan, kemampuan menjaga standar layanan di tengah ekspansi jaringan akan menjadi salah satu faktor penting dalam membangun daya saing bisnis spa, baik di pasar domestik maupun internasional.
